Kedua jemaah itu diketahui bernama Atim Arta Ota (62) asal Bogor, Jawa Barat, dan Hadi Sukma Adsani (73) asal Lampung. Keduanya berada dalam rombongan berbeda; Atim berada pada kloter embarkasi 56 Jakarta-Bekasi (JKS 56) dan Hadi pada kloter 37 embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG 37).
Agus mengatakan Atim dilaporkan terpisah dari rombongannya setelah melaksanakan tawaf wajib di Masjidil Haram pada 15 Agustus lalu. Sementara itu, Hadi dikabarkan hilang saat bermalam di Mina. "Sampai saat ini mereka belum ditemukan," ujar Agus saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (26/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim penanggung jawab rombongan, tuturnya, juga telah menemui istri Atim, Sanya, untuk dimintai keterangan. Menurut keterangan sang istri, Agus mengatakan Atim diketahui sering meninggalkan keluarga hingga berhari-hari selama berada di Tanah Air.
Dalam keterangan itu, istrinya juga mengaku Atim pernah memiliki gangguan ingatan dan suka membawa jimat. "Suadara Atim juga sempat mengatakan bahwa saat sampai di Mekah ingin pergi ke gunung-gunung," bunyi keterangan istri Atim.
(aal)