"Saat ini ada lebih dari 50 meninggal dan lebih dari 200 orang terluka," kata Kepolisian Metro Las Vegas melalui Twitter, Senin (2/10).
Sheriff Joseph Lombardo menyebut angka itu membuat insiden ini menjadi penembakan paling berdarah dalam sejarah Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, sebagaimana dilaporkan CNN, Lombardo juga menyatakan telah menemukan rekan Paddock, Marilou Danley, dan kendaraan yang terdaftar atas nama pelaku.
[Gambas:Twitter]
Penembakan ini dia sebut sebagai "insiden tragis yang tidak pernah kita alami sebelumnya di lembah ini."
Dia mengucapkan belasungkawa untuk keluarga korban dan berjanji bakal memberikan informasi semudah mungkin.