"Pada hari penuh harapan dan penderitaan ini, warga Catalonia telah mendapat hak untuk menjadi negara merdeka dalam bentuk sebuah republik," ucap Puidgemont, Senin (2/10).
Perjuangan separatis di Catalonia telah muncul selama tiga abad lamanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puigdemont menuturkan hasil referendum ini akan segera disahkan oleh parlemen Catalan supaya kemerdekaan bisa segera dideklarasikan.
Sebelumnya, dia berjanji deklarasi kemerdekaan Catalonia dilakukan dalam 48 jam setelah hasil referendum keluar.
Meski begitu, apapun hasil referendum kemarin, pemerintah Spanyol berkeras menganggap gerakan separatis itu tidak sah dan inkonstitusional.
Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy menganggap sebagian besar warga Catalonia sudah dibodohi untuk mengikuti pemungutan suara ilegal.
Rajoy, yang terpilih karena sumpahnya untuk mempertahankan kesatuan nasional dan pergerakan separatisme, mendukung tindak tegas terhadap warga.
Lihat juga:Barcelona Pilih Merdeka, Madrid Tak Rela |
Serangkaian bentrokan sempat terpecah antara nasionalis Catalan dan aparat Spanyol saat pemungutan suara berlangsung yang dilaporkan menyebabkan ratusan orang terluka.
Polisi Spanyol menindak tegas warga yang terlibat referendum Catalonia. (REUTERS/Albert Gea) |
Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson menyuarakan kekhawatiran atas kekerasan tersebut dengan tetap mendukung pandangan Madrid bahwa referendum itu tidak sah.
"Kecuekan mutlak dari pemerintah daerah harus dihentikan oleh aparat keamanan negara," kata Santamaria seperti dikutip AFP.
Polisi Spanyol menindak tegas warga yang terlibat referendum Catalonia. (REUTERS/Albert Gea)