"Deklarasi kemerdekaan, yang menurut kami bukan deklarasi sepihak, akan diterapkan sebagai hasil dari undang-undang referendum tersebut. Kami akan menerapkan apa yang dinyatakan undang-undang itu," kata Puigdemont dalam petikan wawancara dengan TV3 yang dikutip Reuters, Senin (9/10).
Puigdemont menuturkan dirinya berencana menemui parlemen regional Catalonia pada Selasa besok sekitar 18.00 waktu setempat untuk membahas "situasi politik terkini."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, diberitakan AFP, pegiat pro-kemerdekaan Catalan mendesak Puigdemont segera memproklamirkan kemerdekaan meski Perdana Menteri Spanyol Mariano Rajoy mengancam akan mencabut status otonomi daerahnya.
Puigdemont di pun menyatakan pihaknya akan tetap mendeklarasikan kemerdekaan jika Spanyol berkeras menolak untuk berdialog. Sebab, sejak hasil referendum keluar, belum ada komunikasi yang dilakukan antara Madrid dan Barcelona.
PM Rajoy selama ini berkeras tak mengakui hasil referendum dan menganggap pemungutan suara itu ilegal. Pemimpin Spanyol yang menganggap warga Catalan telah dibodohi itu juga menolak berdialog jika Puidgemont tidak mau membatalkan referendum.