Belajar di Australia Kini Harus Lulus Ujian Bahasa Inggris

AFP , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 02:20 WIB
Belajar di Australia Kini Harus Lulus Ujian Bahasa Inggris
Jakarta, CNN Indonesia -- Australia memperketat persyaratan bahasa Inggris untuk mahasiswa asing dalam upaya meningkatkan standar pasar pendidikan internasional negara itu.

Kini, calon mahasiswa internasional harus mengikuti ujian bahasa Inggris resmi sebelum memulai pendidikan di universitas atau pendidikan kejuruan agar benar-benar memenuhi standar.

Mereka juga bisa mengambil kursus bahasa Inggris intensif untuk melanjutkan pendidikan jika belum memiliki kualifikasi yang cukup untuk mengikuti pelajaran dalam bahasa Inggris.

“Sebagian besar kursus bahasa menghasilkan lulusan berkualitas tinggi…tetapi ada sejumlah orang yang bisa lolos dari jaring bahasa ini dan ini tidak bisa kami biarkan,” kata Menteri Pendidikan Australia Simon Birmingham.
Birmingham tidak mengemukakan rincian ujian bahasa resmi yang akan diberlakukan itu, tetapi standarnya akan ditentukan oleh otoritas pendidikan nasional Australia. 

Data pemerintah Australia menunjukkan bahwa saat ini terdapat lebih dari 550 ribu mahasiswa asing di seluruh wilayahnya. Nilai bisnis pendidikan Australia dari warga asing mencapai US$22 miliar (Rp286 triliun).
Ini adalah sektor penghasil pendapatan eskpor ketiga terbesar untuk Australia.

Birmingham mengatakan, ujian tambahan ini tidak akan membuat jumlah mahasiswa asing menurun, tetapi malah memperkuat integritas sistem pendidikan Australia sehingga semakin menarik bagi calon pelajar asing.

Departemen pendidikan Australia mengatakan, sekitar 16 persen mahasiswa asing datang ke Australia untuk mengikuti kursus bahasa Inggris untuk melanjutkan pendidikan.

Tiga negara dengan jumlah peserta kurus bahasa Inggris untuk masuk universitas Australia adalah China (27 persen), Brasil (12 persen), dan Kolombia (8,7 persen).