Di Tengah Krisis Negara Teluk, Emir Qatar Akan Temui Jokowi

Riva Dessthania Suastha , CNN Indonesia | Jumat, 13/10/2017 18:40 WIB
Di Tengah Krisis Negara Teluk, Emir Qatar Akan Temui Jokowi Di tengah krisis diplomatik dengan Negara Teluk, Emir Qatar dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 17-18 Oktober mendatang dan menemui Presiden Jokowi. (Reuters/Shannon Stapleton)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di tengah krisis diplomatik dengan Negara Teluk, Emir Qatar, Tamim bin Hamad Al Thani, dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada 17-18 Oktober mendatang dan menemui Presiden Joko Widodo di Istana Bogor.

“Indonesia menyambut positif kunjungan Emir Qatar sebagai bentuk komitmen hubungan kedua negara. Kunjungan ini juga merupakan kunjungan bersejarah yang dilakukan Qatar yang sedang menghadapi krisis dengan sejumlah negara di Timur Tengah,” ucap Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI, Sunarko, di Jakarta, Jumat (13/10).

Sunarko mengatakan ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama Emir Qatar ke Indonesia sejak 49 tahun hubungan diplomatik kedua negara terjalin.

Dia menuturkan, lawatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan dan kerja sama antara Doha dan Jakarta yang dianggap memiliki banyak potensi untuk dikembangkan.
Di Jakarta, kedua pemimpin negara, ujar Sunarko, akan membahas penguatan kerja sama dalam sektor kesehatan, kebudayaan, olah raga, dan transportasi udara.

Dalam lawatan kali ini, Al Thani dikabarkan akan didampingi 43 delegasi bisnis dari industri utama seperti energi, investasi, dan kamar dagang.

Sejauh ini, jumlah perdagangan kedua negara mencapai US$900 juta per tahun, sebagian besar terdiri dari ekspor otomotif, furnitur, sepatu, dan plastik Indonesia. Sementara itu, Indonesia juga banyak mengimpor minyak bumi dari Qatar.

“Kami harap kunjungan ini bisa memaksimalkan peluang kedua negara untuk penguatan kerja sama, ekonomi dan perdagangan, juga sektor lainnya. Qatar memiliki potensi ekonomi dan kapasitas energi yang cukup besar dan bisa kita manfaatkan lagi,” kata Sunarko.