"Sebagian warga asing telah pergi," kata Omar Alloush, anggota senior Dewan Masyarakat Raqqa, ketika ditanya soal kesepakatan yang memungkinkan ISIS mengevakuasi para militan itu, Minggu (15/10).
Dia tidak bisa mengonfirmasi berapa orang militan yang meninggalkan kota atau tujuan ke mana mereka pergi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, ia mengatakan kesepakatan telah dicapai sehingga pasukan ISIS yang berasal dari dalam dan luar negeri bisa meninggalkan Raqqa.
Di sisi lain, koalisi pimpinan AS yang menyerang kota tersebut menyatakan sebuah konvoy memang akan meninggalkan Raqqa untuk meminimalisir korban warga sipil. Namun, mereka secara spesifik menampik soal kesepakatan evakuasi pasukan ISIS.
Kini, mereka telah menguasai 90 persen wilayah kota tapi kesulitan merebut kembali sisanya karena khawatir banyak warga sipil yang disandera.
Sempat jadi ibu kota wilayah ISIS yang membentang dari Suriah hingga Irak, Raqqa memegang posisi penting bagi kelompok teror itu.
Lihat juga:Baghdadi Minta ISIS Terus Serang Barat |
(aal)