Kepastian itu disampaikan oleh Wiranto setelah melakukan pertemuan dengan Kementerian Luar Negeri, Kementerian Hukum dan HAM, serta Badan Intelijen Negara di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (16/10).
"Kami membicarakan mengenai adanya penyerahan 100 anggota ISIS ke Suriah," kata Wiranto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di antara yang menyerah 100 itu, tidak ada warga Indonesia, hasil penyelidikan BIN," ujarnya.
Kabar penyerahan diri 100 pasukan ISIS itu pertama kali disampaikan oleh koalisi yang dipimpin Amerika Serikat akhir pekan lalu. Mereka terus mengepung Raqqa dan merebut sebagian besar kota yang sempat dijadikan ibu kota de facto kekhalifahan gadungan itu.
"Petempur asing (ISIS) tidak diperbolehkan meninggalkan Raqqa."
Perkembangan terakhir, sebagian pasukan asing ISIS dikabarkan telah meninggalkan Raqqa di bawah kesepakatan yang dicapai antara pejabat kota dan para militan.
"Sebagian warga asing telah pergi," kata Omar Alloush, anggota senior Dewan Masyarakat Raqqa, ketika ditanya soal kesepakatan yang memungkinkan ISIS mengevakuasi para militan itu, Minggu.
"Mereka menyandera warga sipil sebagai tameng hidup dan pergi," kata Alloush.