"Keterbukaan membawa perkembangan bagi diri kami, menutup diri akan membuat kami tertinggal. China tidak akan menutup pintunya bagi dunia. Kami justru akan lebih dan lebih terbuka," ujar Xi.
Di hadapan 2.300 delegasi partai tersebut, Xi juga berjanji akan "menjamin hak legitimasi dan kepentingan investor asing."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, perusahaan asing masih kerap melontarkan protes karena ucapan Xi itu hanya bualan belaka. Menurut mereka, China masih memegang kendali ketat atas perekonomian mereka.
Trump, yang akan bertandang ke Beijing pada bulan, pun meluncurkan penyelidikan terhadap praktik mencurigakan para pelaku bisnis properti di China.