Usul ini disampaikan saat Wiranto bertemu dengan Duta Besar Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye di Kantor Kemenko Polhukam, Senin (30/10).
Wiranto mengatakan, pertemuan tersebut akan dibuat seperti konferensi sejumlah negara kawasan untuk menyelesaikan persoalan ISIS di Filipina yang digelar di Manado pada Juli lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Wiranto juga berharap masalah kemanusiaan di Myanmar ini tidak disusupi kelompok-kelompok yang memiliki kepentingan terorisme.
Selain itu, dalam pertemuan tersebut, Wiranto dan Ei Ei Khin Aye juga membahas perkembangan kondisi internal Myanmar.
Indonesia, kata Wiranto, telah berperan aktif untuk menyelesaikan masalah di Myanmar sebagai bentuk solidaritas sesama negara anggota ASEAN.
Selain itu, pertemuan keduanya juga membahas masalah para pengungsi etnis Rohingya yang kabur ke Bangladesh setelah bentrokan kembali pecah di negara bagian Rakhine pada 25 Agustus lalu.
"Bagaimana memisahkan antara masalah-masalah yang menyangkut pengungsian, masalah agama, dan masalah politik," kata Wiranto.