Dua pejabat pertahanan AS mengatakan beberapa jet F/A-18 mengawal dua pesawat pengebom TU-95 milik Rusia menjauh setelah sempat terbang 128 kilometer dari USS Ronald Reagan pada akhir pekan kemarin.
Sebagaimana diberitakan CNN pada Kamis (1/11), dua sumber tersebut mengatakan "interaksi" dengan pesawat Rusia dilakukan secara aman dan profesional tanpa menimbulkan insiden.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebuah telegraf yang dikirim Moskow untuk Beijing dan Washington pun menunjukkan bahwa kebijakan Kremlin juga tengah berfokus ke Asia.
Sementara itu, AS telah lama menunjukkan kehadiran dan pengaruh militernya di Semenanjung Korea.
Sepekan terakhir, dua kapal induk AS lainnya, yakni USS Theodore Roosevelt dan USS Nimitz, juga dikerahkan ke Pasifik menjelang tur Presiden Donald Trump ke Asia, awal November ini.
Jet tempur F/A-18 AS di Pasifik. (Reuters/Kim Hong-Ji) |
Baik AS maupun Rusia dilaporkan kerap melakukan operasi pencegatan pesawat militer asing di wilayah udara internasional, yang diklaim keduanya dilakukan secara aman dan profesional.
Lihat juga:Rusia Buka Kembali Rute Feri ke Korut |
Jet tempur F/A-18 AS di Pasifik. (Reuters/Kim Hong-Ji)