"Wakil presiden terus menunjukkan sikap tak loyal, tidak hormat, penuh tipu daya, dan tidak dapat diandalkan. Semuanya menjadi bukti dia tidak menjalankan tugas sesuai dengan kewajiban jabatannya," ujar Menteri Informasi Zimbabwe, Simon Khaya Moyo, kepada Reuters.
Sejumlah pengamat mengatakan, wakil presiden Zimbabwe dipecat karena dijagokan menggantikan Mugabe yang kini sudah berusia 93 tahun, tapi bertekad berkuasa seumur hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grace sendiri dianggap sesuai dengan kriteria para pejabat militer. Selama ini, militer ingin pengganti Mugabe datang dari kalangan orang yang tak ikut berjuang di perang kemerdekaan Zimbabwe.
Sejak masa perjuangan, Mnangagwa dikenal sebagai anak didik Mugabe yang setia menemani sang pemimpin selama lima dekade di penjara, perang gerilya, hingga akhirnya duduk di istana.
Mnangagwa pun tetap mendukung Mugabe meski para pengikutnya di partai ZANU-PF ingin melengserkan sang presiden.
Dengan pemecatan ini, popularitas Mugabe di mata publik kian turun, padahal ia akan mengikuti pemilihan umum pada tahun depan dengan lawan yang cukup kuat, Morgan Tsvangirai. (has)