Hal tersebut disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri tak lama setelah kejadian berlalu dan sang pelaku ditangkap. Kementerian juga menyebut insiden ini tampaknya tak terkait terorisme.
Sementara itu, Jaksa Toulouse Pierre-Yves Couilleau mengatakan dua siswa yang menjadi korban penabrakan masih dirawat di rumah sakit sementara seorang lainnya diperbolehkan pulang.
Informasi awal mengenai keadaan mereka masih simpang siur. Kementerian Dalam Negeri menyatakan ketiganya mengalami luka ringan, sementara BFM TV yang dikutip CNN menyatakan dua orang menderita luka parah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mobil yang dikendarai pelaku sengaja diarahkan menghantam ketiga korban yang berada di sana, kata Kementerian.
Pelaku langsung ditangkap saat itu juga dan jaksa telah diperintahkan untuk menggelar penyidikan. (aal)