Menteri Negara Anggota APEC Sepakat Perkuat UKM Era Digital

Galih Gumelar, CNN Indonesia | Sabtu, 11/11/2017 15:07 WIB
Menteri Negara Anggota APEC Sepakat Perkuat UKM Era Digital Negara-negara anggota APEC melakukan pernyataan bersama pada hari Sabtu (11/11), setelah pertemuan Menteri antar negara-negara anggota APEC dilaksanakan hari Rabu sebelumnya. (ANTARA FOTO/POOL/YU).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri dari negara-negara anggota kerja sama ekonomi Asia-Pasifik (APEC) sepakat memperkuat peranan usaha kecil dan menengah (UKM) di era digital sekaligus memperkuat ketahanan pangan di seluruh negara anggota.

Hal itu disampaikan dalam pernyataan bersama pada hari Sabtu (11/11), setelah pertemuan Menteri antar negara-negara anggota APEC dilaksanakan hari Rabu sebelumnya.

Mengutip situs resmi APEC, delegasi Menteri yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Vietnam Pham Binh Minh dan Menteri Industri dan Perdagangan Vietnam Tran Tuan Anh menekankan empat prioritas APEC.


Disebutkan, prioritasnya ialah mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkesinambungan, integrasi ekonomi yang lebih dalam, memperkuat peranan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di era digital, serta memperkuat ketahanan pangan dan pertanian yang berkesinambungan.


Dari sisi integrasi ekonomi, negara-negara anggota APEC sepakat untuk meneruskan Bogor Goals yang disepakati tahun 1994 silam. Bogor Goals merupakan kesepakatan antar anggota OPEC untuk mendukung perdagangan dan investasi terbuka dan bebas mulai tahun 2020 mendatang.

“Kami mengulangi lagi janji dan komitmen kami hingga 2020 mendatang dan memerangi proteksionisme termasuk praktik perdagangan yang tidak sehat,” demikian disampaikan dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (11/11).

Di samping itu, negara-negara anggota APEC juga berkomitmen untuk memperbaiki seluruh kriteria indeks kemudahan berusaha (Ease of Doing Business/EoDB) minimal 10 persen pada 2018 mendatang. Ini diharapkan bisa menopang pertumbuhan ekonomi yang lebih sinambung.


Dari sisi ketahanan pangan dan pertanian yang berkelanjutan, menteri-menteri anggota APEC sepakat bahwa sektor agrikultur, akuakultur, dan perikanan yang kuat adalah kunci dari pengentasan kemiskinan di kawasan Asia-Pasifik.

Maka itu, diperlukan inovasi di bidang pertanian sehingga ketahanan pangan di negara-negara Asia yang bisa menghalau dampak negatif dari perubahan iklim.

“Kami mendukung kebijakan dan kerja sama teknis yang mendorong efisiensi dan efektivitas suplai bahan pangan dalam jangka panjang dan tahan akan bencanan,” lanjut dokumen tersebut.

Lebih lanjut, dokumen berisi 67 poin tersebut ditutup dengan harapan kepada Papua Nugini dalam pelaksanaan pertemuan APEC tahun 2018 mendatang.

(lav/vws)


ARTIKEL TERKAIT