Hal ini disampaikan pada Rabu (22/11), dalam pidato pertamanya setelah dipecat oleh Mugabe, 6 November lalu. Langkah yang disebut dilakukan untuk melancarkan jalan ibu negara Grace Mugabe menuju kursi presiden itu memicu intervensi militer sehingga memaksa lelaki yang sudah berkuasa sejak 1980 silam itu mengundurkan diri.
Mnangagwa, yang berhubungan dekat dengan tentara dan aparat keamanan, akan dilantik sebagai presiden dalam upacara yang akan digelar Jumat ini, kata sejumlah pejabat yang dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita ingin menumbuhkan perekonomian kita, kita ingin lapangan pekerjaan ... semua patriot Zimbabwe mesti bersatu, bekerja sama," ujarnya.
Dia dikelilingi oleh aparat keamanan dalam jumlah besar dan tiba di partai penguasa ZANU-PF dengan arak-arakan ala presiden.
"Pidato yang sangat bagus, saya tak bisa menjelaskan perasaan saya ketika melihat dia setelah menjalani apa yang dia alami. Yang saya inginkan hanyalah lapangan pekerjaan," kata Remigio Mutero, 30, lulusan IT yang jadi pengangguran.
ZANU-PF sempat berupaya memakzulkan Mugabe karena pemimpin berusia 93 tahun itu tak juga mundur meski sudah didesak berbagai pihak hingga militer mengambil alih pemerintahan pada pekan lalu.
(aal)