"Tak bisa dipungkiri, peluncuran rudal ini adalah tindakan provokasi yang memprovokasi peningkatan ketegangan lebih lanjut," kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, sebagaimana dikutip AFP, Rabu (29/11).
"Kami mengecam peluncuran rudal ini dan berharap semua pihak terkait tetap tenang, yang mana penting untuk menjaga situasi semenanjung Korea agar tak terjerumus ke skenario terburuk."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini adalah uji coba ICBM ketiga Korut yang berhasil dan sontak jadi tantangan baru bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang telah bersumpah tidak akan membiarkan negara itu bisa melakukannya.
Rusia dan China telah mendorong rancangan rencana untuk mengakhiri ketegangan terkait pengembangan senjata Korea Utara. Dalam rencana yang diajukan itu, AS mesti membekukan latihan militernya di Korea Selatan dan Korea Utara harus menghentikan program senjatanya.
"Sejauh ini tidak ada kesempatan untuk optimisme yang signifikan," kata Peskov ketika ditanya apakah Rusia sudah mendiskusikan rencana itu dengan Korut.
(aal/aal)