Juru bicara coastguard Jepang, Yuuichi Chiba, mengatakan kepada AFP bahwa kesepuluh orang baru ditemukan ini mengaku sebagai warga Korut yang hendak berteduh dari badai.
"Mereka hanya bisa menjawab 'ya' dan 'tidak' pada semua pertanyaan yang kami ajukan melalui alat pesan elektronik. Kami sudah menyandarkan kapal tersebut ke perairan yang lebih tenang dan akan melakukan penyelidikan di kapal itu," ucap Chiba.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah ahli mengatakan bahwa puluhan kapal nelayan Korut terdampar di Jepang setiap tahunnya.
Menurut para ahli, beberapa dari nelayan itu berlayar jauh untuk memuaskan pemerintahnya yang selalu menginginkan hasil tangkapan besar.
Namun, kapal mereka biasanya tak dilengkapi alat yang memadai sehingga kerap mengalami masalah teknis di tengah laut, termasuk kehabisan bahan bakar. (has)