Direktorat investigasi pidana melalui Twitter menyatakan ekonom dan pegiat anti-korupsi bernama David Ndii itu tengah "diinterogasi terkait masalah yang berhubungan dengan penghasutan kekerasan." Namun, sebagaimana dilaporkan Reuters pada Senin (4/12) badan tersebut tidak menjelaskan lebih lanjut.
Aliansi Super Oposisi Nasional (NASA) menyatakan Ndii ditangkap di kota pesisir Diani dan keberadaannya masih belum diketahui.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelompok pro-demokrasi menyebut penangkapan Ndii memicu kekhawatiran soal kebebasan berekspresi.
"Ndii berada di garis depan dalam mengemukakan masalah seputar pemerintahan negara ini," kata Dladwell Otieno, direktur eksekuti Africa Centre for Opern Governance (AfriCOG) di Nairobi.
Sebagai penasihat kebijakan senior NASA, Ndii telah menyerukan kemerdekaan daerah-daerah di bagian barat dan area pesisir Kenya untuk memerdekakan diri sejak hasil pemilu pertama yang disengketakan kedua pihak akhirnya dianulir Mahkamah Agung, Agustus lalu.
Odinga, yang memboykot pemilu ulang pada Oktober karena komisi pemilu gagal melaksanakan reformasi, menyatakan dirinya mengedepankan persatuan negara.
Lihat juga:Kerusuhan Nodai Pemilu Ulang di Kenya |
(aal)