Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan, kedua warga Palestina itu tewas di dua titik bentrokan berbeda. Satu orang ditembak di dekat perbatasan sebelah utara Gaza, sementara yang lainnya tewas di selatan jalur tersebut.
Hingga kini, kementerian itu baru dapat mengidentifikasi pria yang tewas di selatan Gaza, yaitu Mahmoud al-Masri. Ia tewas saat berunjuk rasa di Khan Yunis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya di Jalur Gaza, bentrokan juga pecah di sejumlah lokasi lain di Tepi Barat dan Yerusalem. Setidaknya 250 warga Palestina terluka dalam bentrokan ini, kebanyakan karena tembakan gas air mata aparat Israel.
Secara keseluruhan, lebih dari 3.000 warga Palestina ikut serta dalam gerakan besar-besaran di Tepi Barat, sementara ratusan lainnya menyatukan kekuatan di Jalur Gaza.
Menanggapi situasi genting ini, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan menggelar pertemuan darurat pada Jumat (8/12) waktu setempat. (has)