Kepolisian menyatakan petugas keamanan tersebut dalam keadaan kritis setelah ditikam seorang lelaki Palestina berusia 24 tahun di dekat pintu masuk stasiun bus yang dilengkapi pendeteksi logam.
Dilaporkan Reuters, tersangka ditahan setelah dijegal oleh warga yang kebetulan berada di sekitar lokasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Protes selama empat hari di sejumlah wilayah Palestina sudah mulai mereda. Namun, kebijakan baru AS ini memicu semakin banyak peringatan dari negara-negara Arab soal harapan perdamaian Timur Tengah.
"Harapan kami semua hal beranjak tenang dan kita kembali ke kehidupan normal sehari-hari tanpa kerusuhan dan kekerasan," kata Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman dalam siaran Army Radio.
Israel menyatakan seluruh wilayah Yerusalem adalah ibu kotanya. Adapun Palestina hanya menginginkan Yerusalem Timur sebagai ibu kota jika mereka merdeka suatu hari nanti.
Mayoritas negara di dunia menganggap Yerusalem Timur, yang dicaplok Israel dalam Perang Enam Hari pada 1967, adalah wilayah jajahan.
Komunitas internasional menegaskan status kota itu harus ditetapkan melalui dialog antara Israel-Palestina. (aal)