Seperti diberitakan sebelumnya, serangan teror amatir melanda terminal bus Port Authority di 42nd Street dan Eighth Avenue di dekat Times Square pada Senin pagi waktu setempat.
Kepolisian Amerika Serikat melaporkan tersangka yang ditahan setelah ledakan 'bom pipa' di Manhattan, New York adalah Akayed Ullah.
Lihat juga:Ledakan di New York, Satu Ditahan |
Seperti dikutip dari CNN.com, Komisaris Polisi James O'Neill mengatakan, Ullah mengenakan alat peledak yang dikembangkan dengan teknologi rendah. Menurut O'Neill, tersangka menempelkan bahan peledak di tubuhnya dan sengaja meledakkannya.
Komisaris Pemadam Kebakaran New York City Daniel Nigro menambahkan, dia sekarang dirawar di Rumah Sakit Bellevue, karena laserasi dan luka bakar di tangan dan perutnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di sisi lain, Gubernur Andrew Cuomo mengatakan bahwa pelaku menggunakan perangkat berteknologi amatir.
Foto udara dari tempat kejadian menunjukkan kapal penjelajah polisi, kendaraan darurat dan ratusan petugas polisi serta pemadam kebakaran tersedia di jalan di luar terminal.
"Bisa jadi jauh lebih buruk," kata seorang sumber penegak hukum federal seperti dikutip dari CNN, Senin (11/12) waktu setempat.
Berdasarkan informasi awal, menurut dua sumber penegakan hukum, satu lokal dan satu federal, mengindikasikan bahwa bom pipa mungkin secara tidak sengaja meledak.
Menurut satu sumber NYPD, seorang pria diketahui memakai perangkat buatan sendiri berusaha untuk meledakkannya, dan fungsinya tidak sesuai ekspektasi.
Lihat juga:VIDEO: Ledakan Bom Terjadi di New York |