Pejabat setempat mengatakan kepada AFP, puluhan ribu orang itu dibawa ke kamp evakuasi setelah hujan lebat menerjang Filipina selama beberapa hari belakangan, efek dari badai Kai-Tak yang mendekat.
Badai berkecepatan 100 kilometer perjam itu diperkirakan bakal menghantam Pulau Samar pada Sabtu malam sebelum menerjang pusat Filipina.
Lihat juga:Topan Dahsyat Memupus Natal di Filipina |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Filipina memang sudah biasa menghadapi cuaca tak menentu. Setiap tahun, sekitar 20 angin topan atau badai menerpa Filipina atau perairan di sekitarnya, membuat proses pembangunan sejumlah kawasan miskin negara itu semakin sulit. (has)