Masih terlalu dini untuk menyimpulkan mengapa kereta itu bisa melaju dengan kecepatan sedemikian kencang, kata anggota dewan keamanan, Bella Dinh-Zarr sebagaimana dikutip CNN, Selasa (19/12). Namun, para penyelidik NTSB telah tiba di DuPont, di mana kereta tersebut tergelincir dan menewaskan setidaknya tiga orang.
Amtrak Cascades 501 tengah melakukan perjalanan pertama di atas rute baru yang menghubungkan Seattle dan Portland, ketika 14 dari 15 gerbongnya tergelincir dan jatuh dari jembatan ke jalan raya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedikitnya lima mobil dan dua truk terkena dampak kecelakaan kereta tersebut. Jalan raya dipenuhi puing-puing jembatan dan dahan pohon. Satu gerbong keretat tampak menjuntai.
Beberapa jam setelah kereta Amtrak tergelincir sekitar pukul 7.40 pagi waktu setempat, gerbong-gerbong masih bergantung di atas jalan raya.
"Tiba-tiba kami merasa gerbong terguncang dan terdengar suara berderit. Kami merasa seolah sedang menuruni bukit," kata Chris Kames, seorang penumpang kepada sebuah media setempat, KIRO 7.
"Hal terakhir yang kami tahu, kami terbanting dari tempat duduk ke kursi depan, jendela-jendela pecah. Lalu berhenti, lalu ada air keluar dari jendela. Orang-orang menjerit-jerit," kata penumpang kereta Amtrak itu.
[Gambas:Video CNN] (aal)