Dewan Keamanan PBB meluncurkan proses perdamaian dua pekan lalu dengan instruksi untuk menegosiasi pemerintahan baru bagi Suriah, pemilihan umum di bawah pengawasan PBB dan reformasi konstitusional. Namun negosiasi kedelapan kalinya berakhir tanpa dialog pada pekan lalu.
Selaku mediator, Staffan de Mistura mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB pada Selasa (19/12) bahwa PBB bisa mengajukan rekomendasi linimasa untuk menengahi pemilihan umum untuk semua warga Suriah, termasuk pengungsi dan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal, karena hanya proses demikian yang bisa dianggap sah oleh orang-orang awam di negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah waktunya bagi PBB untuk memberi elaborasi spesifik ... dan memicu pembicaraan lebih luas," ujarnya sebagaimana dikutip Reuters. "PBB telah memberikan bantuan elektoral bagi sebagian besar negara anggota PBB .. jadi kita punya pengalaman."
"Pengajuan ini didahului kepercayaan dari PBB untuk mempromosikan pemikiran baru di seluruh bidang."
"Saya tidak bisa menyembunyikan kekecewaan saya," kata de Mistura mengomentari kegagalan perundingan kedelapan.
Staffan de Mistura. (Reuters/Denis Balibouse) |
Hal tersebut menyiratkan bahwa reformasi apapun akan "dikesampingkan dalam waktu lama," dan sangat mengkhawatirkan, kata de Mistura.
(aal)
Staffan de Mistura. (Reuters/Denis Balibouse)