Seperti dikutip dari Reuters, hasil pemungutan suara, di New York, AS, pada Kamis (21/12), itu menunjukkan mayoritas dukungan pada resolusi PBB. Sebanyak sembilan negara lainnya menentang, dan 35 negara abstain dalam voting itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, pihaknya akan terus berjuang di PBB demi kemerdekaan dari penjajahan Israel.
“Kami akan melanjutkan usaha kami di PBB dan di semua forum internasional untuk mengakhiri pendudukan ini dan untuk membangun negara Palestina, dengan Yerusalem timur sebagai ibukotanya,” papar dia.
Upaya sebelumnya di Dewan Keamanan PBB, pada Senin (18/12), menemui jalan buntu. Pasalnya, AS menggunakan hak veto untuk menggagalkan resolusi Dewan Keamanan PBB yang digagas Mesir yang hendak menolak pengakuan AS atas Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.
Sebelumnya, Trump mengancam akan memotong bantuan keuangan ke negara-negara yang memberikan suara mendukung resolusi Majelis Umum PBB tersebut. Namun, ancamannya tak memberi dampak pada hasil di Majelis Umum PBB. (arh)