"Jangan harap ada perubahan kebijakan," bunyi laporan yang dikutip KCNA itu, sebagaimana dilaporkan CNN pada Minggu (31/12).
"Entitasnya sebagai kekuatan tak terkalahkan tak mungkin bisa dikesampingkan atau dihancurkan. Korut, sebagai negara nuklir bertanggung jawab, akan memimpin tren sejarah ke jalan kemerdekaan dan keadilan."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korea Utara akan "terus menopang kemampuan pertahanan dan serangan pendahulu dengan kekuatan nuklir sebagai lini utamanya, selama AS dan angkatan lautnya terus mengancam dengan nuklir," kata laporan itu.
Selama 2017, Korea Utara telah melakukan serangkaian uji coba peluru kendali balistik, meski dikritik dan dijatuhi berbagai sanksi dari negara-negara Barat.
Program senjata Korut akan terus berlanjut. (REUTERS/KCNA) |
Rudal itu terbang lebih tinggi dan jauh daripada uji coba yang pernah dilakukan sebelumnya.
Lihat juga:Kapal Tanker Rusia Pasok Minyak ke Korut |
Korea Utara menyebut sanksi itu "provokasi perang" dan menyatakan Amerika Serikat beserta negara-negara lain yang mendukung sanksi itu akan menerima akibatnya. (aal)
Program senjata Korut akan terus berlanjut. (REUTERS/KCNA)