Remaja AS Bantai Keluarga di Malam Tahun Baru
Riva Dessthania Suastha | CNN Indonesia
Selasa, 02 Jan 2018 21:35 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang remaja 16 tahun di negara bagian New Jersey, Amerika Serikat, ditahan polisi karena diduga menembak mati anggota keluarganya di malam pergantian tahun baru 2018 menggunakan senapan semi-otomatis.
Melalui pernyataannya, jaksa wilayah Monmouth, Christopher Gramiccioni, mengatakan polisi awalnya mendapat laporan mengenai bunyi tembakan di sebuah rumah di Long Branch, sekitar 90 kilometer dari selatan New York, pada Minggu (31/12) sekitar pukul 11.43 waktu setempat.
Gramiccioni mengatakan polisi menemukan empat orang tewas saat mendatangi rumah tersebut. Keempat korban itu terdiri dari orang tua pelaku, yakni Steven dan Linda Kologi, saudara perempuannya, Britanny, dan seorang kerabat keluarga, Mary Schultz.
Sementara itu, saudara laki-laki dan kakek pelaku berhasil kabur menyelamatkan diri.
"Untungnya mereka berhasil keluar rumah dengan selamat," kata Gramiccioni dalam jumpa pers, Senin (1/1), sebagaimana dikutip AFP.
Sementara itu, pelaku diperkirakan akan tetap didakwa sebagai individu dewasa dengan tuntutan penyalahgunaan kepemilikan senjata dan pembunuhan.
Sampai saat ini, polisi belum mengungkapkan motif pelaku, tapi pernyataan jaksa menyebutkan bahwa kejadian itu merupakan insiden akibat masalah rumah tangga.
Berdasarkan penyelidikan awal, sang pelaku juga mengaku membunuh keluarganya karena terlibat pertengkaran. (has)
Melalui pernyataannya, jaksa wilayah Monmouth, Christopher Gramiccioni, mengatakan polisi awalnya mendapat laporan mengenai bunyi tembakan di sebuah rumah di Long Branch, sekitar 90 kilometer dari selatan New York, pada Minggu (31/12) sekitar pukul 11.43 waktu setempat.
Sementara itu, saudara laki-laki dan kakek pelaku berhasil kabur menyelamatkan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sampai saat ini, polisi belum mengungkapkan motif pelaku, tapi pernyataan jaksa menyebutkan bahwa kejadian itu merupakan insiden akibat masalah rumah tangga.
Berdasarkan penyelidikan awal, sang pelaku juga mengaku membunuh keluarganya karena terlibat pertengkaran. (has)