Melalui sebuah pernyataan, militer Israel mengatakan kepada Reuters, serangan pada Selasa (2/1) pagi itu menargetkan sebuah "kompleks militer milik organisasi teroris Hamas."
Menurut sumber keamanan Palestina, serangan Israel tersebut memorak-porandakan daerah Khan Younes dan Deir al-Balah yang terletak di sebelah selatan dan tengah Gaza, meski tak memakan korban jiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak saat itu, militan Palestina di Gaza telah menembakan setidaknya 18 roket atau mortir ke wilayah Israel. Enam di antara serangan roket itu berhasil dicegat oleh sistem pertahanan Iron Dome.
Israel bahkan tak jarang melakukan balasan dengan menyerang balik Gaza yang sejak 2007 lalu dikuasai Hamas.
"IDF [angkatan bersenjata Israel] menganggap Hamas bertanggung jawab atas peristiwa di Jalur Gaza sepenuhnya," bunyi pernyataan militer Israel.
Namun, belakangan ini, kelompok pemberontak itu sepakat berdamai dengan Presiden Mahmoud Abbas yang didukung Fatah dan mengembalikan seluruh wilayah kekuasaannya kepada pemerintah. (has)