Para penyidik tengah mendalami kebakaran 23 Desember 2017 yang terjadi di Davao itu karena ada indikasi kebobolan keamanan. Api diduga menjalar dari toko furnitur dan kain di lantai bawah dan melalap kantor call center yang ada di lantai atas.
Charito Plaza, direktur jenderal Otoritas Zona Ekonomi Filipina (PEZA) mengatakan pihaknya telah membekukan registrasi New City Commercial Center (NCCC) dan perusahaan Amerika, Research Now SSI, karena tidak memenuhi syarat keamanan tertentu sejak 2013 lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Kebakaran Mal di Filipina Tewaskan 38 Orang |
NCCC belum bisa dihubungi untuk dimintai komentar. Seorang pejabat SSI menolak berkomentar dan mengarahkan Reuters untuk menghubungi perwakilan hukumnya.
SSI mempekerjakan 500 orang di call center Davao. Perusahaan tersebut emnyatakan tidak akan berkomentar mengenai kebakaran hingga penyelidikan selesai. NCCC berkeras telah memenuhi syarat-syarat keamanan.
(aal)