"Korea Utara pagi tadi mengirimkan pesan kepada pihak kami, mengatakan bahwa mereka menerima tawaran Korsel untuk mengadakan pertemuan pada 9 Januari," ujar juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel, Baek Tae-hyun, Jumat (5/1).
Sebagaimana dilansir AFP, pertemuan akan dihelat di Panmujon, desa yang terletak tepat di dalam zona demilitarisasi (DMZ) di antara kedua negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keinginan ini disampaikan dalam pidato awal tahun Kim yang juga menyiratkan keinginan Korut untuk ikut serta dalam Olimpiade Musim Dingin yang akan digelar di Pyeongchang mulai 9 Februari mendatang.
Sejak naik takhta tahun lalu, Moon memang menempatkan perbaikan hubungan dengan Korut dalam daftar teratas agenda politiknya.
Sebelumnya, Moon sudah menawarkan dialog serupa, tapi Korut tak menanggapinya hingga melewati tenggat waktu.
[Gambas:Video CNN]
Nada positif dari para pemimpin ini dianggap sebagai pertanda baik untuk melanjutkan perundingan tingkat tinggi kedua negara yang terakhir kali dihelat pada 2015 lalu.
Meski mengawali tahun ini dengan nada positif kepada Korsel, Kim tetap menyatakan bahwa dia siap menekan "tombol nuklir" jika AS tetap mengancam negaranya.
Sejumlah pakar pun memandang pidato Kim jelas merupakan upaya untuk menjauhkan Korsel dari sekutu utamanya, AS , yang tengah memimpin kampanye internasional untuk menekan Korut melalui sanksi. (has)