Salju turun di Ain Sefra, Aljazair, pada Minggu (7/1) dan mulai melapisi perbukitan di sejumlah wilayah itu hingga mencapai ketebalan 40 sentimeter.
Ini merupakan ketiga kalinya selama 40 tahun terakhir, warga di kota dengan sebutan "Gerbang Menuju Sahara" itu melihat salju.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
"Dengan situasi di Eropa saat ini, yang dilanda cuaca dingin selama akhir pekan kemarin, udara dingin serta kelembaban akan terdorong ke selatan terutama ke wilayah itu yang bisa memicu turunnya salju," lanjutnya.
Suhu tertinggi di kota itu pada musim panas bisa mencapai 37 derajat Celcius dan suhu terendah saat musim dingin bisa menyentuh minus 10 derajat Celcius.
Pada 1979, badai salju bahkan sempat menerjang wilayah tersebut selama hampir satu setengah jam hingga mengacaukan lalu lintas. Sekitar dua tahun lalu, salju turun di Gurun Sahara selama seharian penuh. (has)