"Pengalaman Indonesia mengatasi terorisme yang dikenal sebagai negara yang berhasil menangani terorisme dan kita punya metode hard and soft approach ya," kata Wiranto usai bertemu Mattis.
Selain mengulas penanggulangan terorisme, kedua Menhan juga membahas potensi kerja sama militer. Terutama di bidang transfer teknologi alutsista serta pertukaran perwira muda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah itu mencakup keamanan kawasan, apakah itu Indo-Pasifik, Laut China Selatan, perairan Sulu, itu semua mendapat perhatian AS," tutur Wiranto.
Sebelum bertemu dengan Wiranto, Mattis telah lebih dulu bertemu dengan Menteri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu. Dalam pertemuan keduanya sejumlah isu menjadi pembahasan, yakni soal Laut China Selatan, Korea Utara, ISIS, hingga masalah Rohingya.
Mattis juga sempat bertemu dengan Presiden Joko Widodo. Pertemuan keduanya membahas kesiapan AS untuk membantu Indonesia dalam upaya menjaga perdamaian di kawasan serta membahas pula tentang konflik Korea Utara.
[Gambas:Video CNN] (nat)