“Nanti kalau memang waktunya memungkinkan, kami akan menengok,” ujar Jokowi sebelum berangkat dari Base Ops Halim Perdana Kusuma, Jakarta.
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga mengatakan, ia terus berkoordinasi dengan Sekretaris Militer Presiden, Trisno Hendardi, serta Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono, mengenai detail perhitungan waktu kunjungan Jokowi ke Bangladesh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bantuan berupa pangan, air, obat, tenda, pakaian serta selimut yang berasal dari pemerintah serta masyarakat semacam ini sudah dikirimkan sejak September tahun lalu.
“Memang pengungsi masih sangat membutuhkan sekali obat-obatan dan makanan. Saya kira konsistensi membantu pengungsi Rohingya sangat jangan diragukan,” ucapnya.
Lihat juga:Bangladesh Tunda Proses Repatriasi Rohingya |
Selain itu, Jokowi dan Hasina juga akan melakukan pembicaraan bilateral untuk memperkuat kerja sama ekonomi kedua negara.
Ferdy mengatakan, salah satu fokus kunjungan Jokowi ke Bangladesh yakni memperbesar peluang pasar dan kerja sama ekonomi terutama melalui mekanisme perdagangan bebas.
Dari Bangladesh, Jokowi berencana bertolak ke Afghanistan untuk membalas kunjungan kenegaraan Presiden Ashraf Ghani pada 2017 lalu. (has)