Hal tersebut disampaikan lewat media propaganda kelompok tersebut, Amaq, beberapa jam setelah serangan terjadi, Senin (29/1).
Seorang pejabat Kementerian Pertahanan yang dikutip Reuters mengatakan setidaknya empat orang bersenjata menyerang pos tentara dekat Akademi Marshal Fahim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan menyatakan serangan tersebut dilakukan tak lama sebelum fajar.
Juru bicara kementerian, Dawlat Waziri, menyatakan tiga tentara terluka dan pertempuran masih berlangsung hingga berita ini diturunkan.
Seorang warga, Mohammad Ehsan, mengatakan bahwa ledakan terjadi sekitar 5.00 waktu setempat dan berlangsung hingga kurang lebih satu jam.
Ehsan mengatakan dirinya masih bisa mendengar ledakan-ledakan yang lebih kecil dalam rentang waktu yang lebih jarang.
Sepekan sebelumnya, serangan lain memakan setidaknya 20 jiwa di Hotel Intercontinental.
Kedua serangan itu diklaim oleh Taliban.
[Gambas:Video CNN] (aal)