Kementerian Keuangan AS mempublikasikan daftar oligarki pengusaha Rusia yang dekat dengan Kremlin dan bisa dikenai sanksi. Menkeu Steven Mnuchin mengatakan kepada Komisi Perbankan Senat bahwa "akan ada sanksi yang dijatuhkan" berdasarkan daftar tersebut.
Namun, dua senator Demokrat menyatakan sanksi itu mestinya dijatuhkan segera.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kini dia memutuskan untuk tidak mengimplementasikan sanksi itu," kata Schumer kepada wartawan. "Sanksi itu merupakan kewajiban. Sanksi itu diloloskan dengan perbandingan 97-2 di Senat. Dia mengabaikannya."
Direktur CIA Mike Pompeo dalam wawancara dengan BBC yang dikutip Reuters menyatakan Rusia bakal mengincar pemilu Kongres, November ini.
[Gambas:Video CNN]
Pemerintahan Trump menyatakan belum akan menjatuhkan sanksi kepada Rusia, per Senin.
Beserta kewajiban mempublikasikan daftar oligarki, penjatuhan sanksi merupakan bagian dari undang-undang yang diloloskan Kongres pada tahun lalu karena Moskow ikut campur dalam pemilihan presiden AS 2016.
Putin menyatakan penerbitan daftar oligarki itu merupakan "tindakan tidak bersahabat" yang bisa merusak hubungan Rusia-Amerika. Namun, Moskow tidak berencana untuk melakukan tindakan balasan, untuk saat ini.
Di bawah undang-undang sanksi tersebut, pemerintah punya tenggat waktu hingga senin untuk menjatuhkan sanksi kepada siapapun yang dinyatakan berbisnis signifikan dengan sektor pertahanan dan intelijen Rusia. Sektor itu sendiri telah disanksi karena perannya di pemilu AS.
Trump, yang menginginkan hubungan lebih baik dengan Moskow, sempat menentang undang-undang tersebut saat masih diproses oleh Kongres. Dia terpaksa menandatanganinya pada Agustus, setelah peraturan itu diloloskan dengan suara telak.
(aal)