Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Polri, Brigadir Jenderal Napoleon Bonaparte, mengatakan pihaknya telah menerima Alum dari Polda Sulawesi Selatan.
Selanjutnya, dia akan diserahkan ke Pemerintah Argentina melalui Kedutaan Besar di Indonesia pada Rabu (6/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polri menyerahkan ayah Alum, Jorge Gabriel Langone, dan teman wanitanya, Candela Gutierrez, ke pihak Imigrasi untuk segera dideportasi. Merujuk pada informasi Imigrasi, Napoleon mengatkan keduanya akan dideportasi dalam waktu dekat.
Di tempat yang sama, Duta Besar Argentina untuk Indonesia Ricardo Luis Bocalandro mengucapkan terima kasih kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian atas respons cepat Polri yang menemukan Alum.
"Saya datang ke sini untuk bertemu dengan Kapolri Tito Karnavian, ingin mengucapkan terima kasih yang mendalam atas kecepatan Polri dalam menangani kasus ini," katanya.
Alum diketahui hilang sejak Juni 2017. Kepada CNNIndonesia.com, sang ibu, Elizabeth Avalos, mengatakan Alum diculik Langone dan Gutierrez.
Keberadaan Alum, tutur Avalos, pertama kali terlacak di Malaysia. Ketiganya diduga menggunakan identitas palsu.
Alum sempat dilaporkan hilang sebelum ditemukan di Indonesia. (Courtesy of Argentina Embasy) |
Selama sebulan terakhir, Avalos mendapati kabar bahwa sang anaknya telah berada di Indonesia.
(aal)
Alum sempat dilaporkan hilang sebelum ditemukan di Indonesia. (Courtesy of Argentina Embasy)