Menurut kantor kepresidenan Amerika Serikat, Trump berbicara kepada Senator John Cornyn, politikus Partai Republik, soal undang-undang bipartisan yang diajukannya bersama Senator Chris Murphy dari Partai Demokrat untuk meningkatkan kepatuhan federal pada pengecekan latar belakang kejahatan.
"Sementara diskusi berjalan dan revisi tengah dipertimbangkan, Presiden mendukung upaya-upaya untuk meningkatkan system cek latar belakang federal," kata juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders dalam pernyataan yang dikutip Reuters, Selasa (20/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Trump, yang mengunjungi para penyintas dan aparat penegak hukum pada Jumat malam sebelum libur akhir pekan di Palm Spring, Florida, adalah pendukung kuat hak kepemilikan senjata yang mendapat sokongan dari Asosiasi Senapan Nasional, kelompok lobi berpengaruh di AS, saat berkampanye 2016 lalu.
Dia memicu kemarahan sejumlah siswa lewat kicauannya yang menyebut Biro Investigasi Federal atau FBI gagal mencegah penembakan tersebut karena terdistraksi penyidikan terkait intervensi Rusia dalam pemilu. FBI telah mengakui gagal bertindak meski sudah ada tanda-tanda dari tersangka, Nikolas Cruz.
(aal)