Penerbangan Aseman Airlines itu menghilang dari radar pada akhir pekan lalu, 50 menit setelah lepas landas di perjalanan ke Yasuj. Pesawat diyakini jatuh di area pegunungan dekat kota Semirom.
Semua penumpang pesawat tersebut dikhawatirkan tewas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa menit setelahnya, Organisasi Penerbangan Sipil menyatakan tidak bisa mengonfirmasi penemuan puing tersebut.
Iran meminta negara-negara Eropa dan China untuk membantu pencarian dengan pencitraan satelit, kata wakil Kepala Badan Antariksa Iran Mojtaba Saradeghi, dikutip ISNA.
[Gambas:Video CNN]
Seorang anggota tim Bulan Sabit Merah dikutip ISNA juga menyatakan "titik gelap" terlihat di desa Dengezlu, diduga "jejak menuju pesawat jatuh itu."
ISNA tidak menjelaskan lebih lanjut laporannya.
Sejumlah helikopter dan personel penyelamatan dari angkatan bersenjata dan Bulan Sabit Merah, juga para relawan lokal, dilibatkan dalam pencarian, kata televisi pemerintah.
"Lima unit memulai operasi pencarian pagi hari, dalam suhu -16 derajat," kata seorang pejabat Bulan Sabit Merah dikutip IRNA.
Pesawat pengintai nirawak militer juga dikerahkan mencari area tersebut.
(aal)