Kantor imigrasi dan bea cukai Paju, Provinsi Gyeonggi, menyatakan ada 299 warga Korut yang telah menyeberang perbatasan sampai 12.38 waktu setempat.
Di pos pemeriksaan, seorang atlet hoki es perempuan Korut mengatakan kepada wartawan lokal bahwa setiap pertandingan yang mereka lakukan bersama pemain hoki Korsel adalah momen "mengesankan." Selama olimpiade, pemain hoki kedua negara bergabung dalam satu tim di bawah bendera unifikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terima kasih atas dukungan yang antusias kepada kami," ujar Kim Ju-sik.
Sementara itu, seorang anggota pemandu sorak Korut mengatakan gelaran olimpiade merupakan peluang yang menunjukkan bahwa kerjasama kedua negara merupakan kunci persatuan.
"Saya pikir kedua Korea bisa bersatu sesegera mungkin seperti kita adalah satu. Saya sangat bahagia karena bisa ikut menyemangati tim hoki Korea yang bersatu," kata sang pemandu sorak.
Seorang wartawan kantor berita pemerintah Korut, Kim Kang-kuk, mengatakan seluruh pertandingan olimpiade merupakan momen-momen bersejarah. Jurnalis KCNA itu menganggap momen paling istimewa dalam olimpiade kali ini adalah ketika tim hoki Korsel dan Korut bertanding di bawah tim yang sama.
[Gambas:Video CNN]
Sementara itu, delapan anggota delegasi pejabat tinggi negara terisolasi itu, termasuk seorang jenderal yang menangani hubungan kedua negara, Kim Yong-chol, baru meninggalkan Negeri Ginseng hari ini.
Meski dihujani protes, Kim tetap datang ke Pyeongchang untuk menghadiri upacara penutupan olimpiade akhir pekan lalu.
Lihat juga:Korsel Sebut Korut Bersedia Bicara dengan AS |
Seusai olimpiade berlangsung, Presiden Korsel Moon Jae-in berjanji bisa membawa Amerika Serikat dan Korut menuju meja perundingan.
Pemandu sorak Korut mengaku senang berada di Korsel. (AFP Photo/Roberto Schmidt) |
"Baru-baru ini, Korut telah menunjukkan niat membuka diri untuk secara aktif berdialog dengan AS. AS juga telah menyampaikan pentingnya berdialog dengan Korut," ucap Moon kepada wartawan di Seoul.
(aal)
Pemandu sorak Korut mengaku senang berada di Korsel. (AFP Photo/Roberto Schmidt)