"Itu kewajiban Menlu (Retno Marsudi) akan selesaikan dengan baik, tentu kerjasama dengan BNPT dan kepolisian," kata Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (27/2).
Kabar ini bermula dari laporan kelompok pemerhati HAM, Human Rights Watch (HRW), yang menyebut masih ada sedikitnya 800 warga asing terduga ISIS ditahan pasukan Kurdi di Suriah utara, termasuk 15 perempuan Indonesia dan seorang warga Malaysia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Informasi ini sudah kami dapatkan sejak Oktober lalu," ujarnya.
Saat ini, ISIS sudah kehilangan sebagian besar wilayahnya di Irak dan Suriah. Kini, otoritas setempat tengah menangani warga asing mantan anggota atau keluarga anggota kelompok teror tersebut.
(aal)