"Saya ingin berterima kasih kepada Presiden Trump (Presiden AS Donald Trump) yang telah memimpin jalan ini. Keputusannya yang berani telah mendorong kita untuk melakukan hal yang benar," kata Morales dalam sebuah pidato di konferensi kebijakan tahunan Komite Urusan Publik Amerika Israel (AIPAC), menurut terjemahannya di situs resmi AIPAC seperti dilansir Reuters, Senin (6/3).
"Saya telah menginstruksikan dua hari setelah AS memindahkan kedutaannya, Guatemala akan memindahkan kedutaan secara permanen ke Yerusalem," kata Morales seperti dikutip Times of Israel, Senin (6/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Guatemala adalah salah satu dari sepuluh negara yang menolak resolusi Majelis Umum PBB. Sebelum pemungutan suara, AS mengancam untuk menghentikan bantuan bagi negara-negara yang mendukung resolusi PBB yang mengecam langkah Trump tersebut.
Amerika Serikat adalah negara pendonor penting bagi Guatemala. Washington berencana memindahkan Kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei, tepat di Hari Ulang Tahun Israel.
[Gambas:Video CNN] (nat)