"Tembok perbatasan ini benar-benar salah satu garis pertahanan kita," ujar Trump sambil berdiri di salah satu model tembok di California, Selasa (13/3).
Bersama kepala staf kepresidenan, John Kelly, dan Menteri Dalam Negeri, Kirstjen Nielsen, Trump kemudian membahas kelebihan dan kekurangan dari setiap model.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tembok itu hanya akan menghamburkan uang. Orang akan tetap menyeberang, lewat sini, sana, dan dari mana-mana," ucap salah satu warga, Salome Pacheco, kepada Reuters.
Lihat juga:Meksiko Tolak Biayai Tembok Perbatasan Trump |
Trump kemudian kembali mengutarakan kekecewaannya atas Los Angeles, San Francisco, dan sejumlah kota besar lainnya karena melindungi imigran ilegal yang pernah melakukan kejahatan.
"Mereka melindungi pelaku kriminal. Kalian tidak bisa melakukan itu," ucap Trump.
Pekan lalu, Kementerian Kehakiman AS melayangkan surat tuntutan terhadap California yang danggap melanggar Konstitusi dan membahayakan agen federal karena meloloskan undang-undang untuk melindungi imigran ilegal.
Sebagai pembelaan, Brown mengatakan bahwa hukum itu ditandatangani setelah ia berkonsultasi dengan kepolisian. (has)