Melalui pesan, Xi memberi ucapan selamat kepada Presiden Vladimir Putin yang berhasil memenangkan pemilihan umum Rusia, Minggu (18/3).
Dalam pesannya, Xi mengatakan kesiapan Beijing untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Moskow yang kini berada di situasi terbaik dalam sejarah "ke tingkat yang lebih tinggi."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Putin berhasil mengamankan periode keempatnya di Kremlin setelah mengalahkan tujuh kandidat presiden lainnya dalam pemilu.
Lihat juga:Hitung Cepat, Putin Menangi Pilpres Rusia |
Lima kandidat lainnya mendapatkan dukungan tak lebih dari dua persen suara.
Dengan hasil ini, Putin setidaknya akan menjabat hingga 2024 mendatang. Dia dinobatkan sebagai pemimpin Rusia terlama setelah Joseph Stalin yang dahulu memimpin Uni Soviet selama 29 tahun pada 1924-1953.
Pemilihan Xi untuk periode kedua terjadi setelah Minggu lalu, sebagian besar anggota parlemen China menyetujui amandemen konstitusi untuk menghapus maksimal masa jabatan presiden, dari yang sebelumnya dua periode, masing-masing lima tahun.
Xi, yang saat ini berusia 64 tahun, juga dinilai sebagai pemimpin terkuat sepanjang sejarah modern China, sejak Mao Zedong.
"Keputusan yang dibuat Kongres Rakyat Nasional sekali lagi membuktikan prestise tinggi Anda [Xi] dan merupakan pengakuan atas kontribusi Anda untuk mempromosikan pembangunan ekonomi dan sosial China yang pesat, dan juga melindungi kepentingan nasional China di kancah global," tutur Putin.
Putin juga berterima kasih atas kontribusi Xi selama ini yang dianggap turut memperkuat hubungan bilateral antara Beijing dan Moskow. Putin bahkan mengundang Xi untuk segera bertemu untuk membicarakan perluasan dan penguatan hubungan kedua negara. (has)