"Orang-orang yang membawa mobil tidur di mobil, orang yang tidak bawa mobil tidur di bawah pohon bersama anak-anak mereka," kata Hevi Mustafa, petinggi berwenang Kurdi di Afrin, melalui telepon kepada Reuters, Senin (19/3).
Pasukan Turki yang didukung kelompok pemberontak Suriah menyapu Afrin pada Minggu, mengibarkan bendera di pusat kota dan menyatakan kendali penuh setelah operasi delapan pekan untuk mengusir pasukan Kurdi YPG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bekir Bozdag, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri, mengatakan kepada wartawan bahwa Turki telah mengurangi ancaman di perbatasan negaranya secara signifikan setelah merebut Afrin.
Dia mengatak Turki mengumpulkan "sebagain besar" senjata yang diberikan Amerika Serikat kepada kelompok Kurdi, setelah pihak YPG meninggalkannya saat melarikan diri ke luar kota.