"Duta Besar AS di Tel Aviv itu penjajah dan 'anak anjing'," kata Abbas di depan sejumlah pemimpin Palestina lainnya, Selasa (20/3).
Komentar itu dilontarkan Abbas menanggapi kicauan Friedman di Twitter pada awal pekan ini yang menyebut kawasan Tepi Barat sebagai wilayah Israel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pernyataannya itu Friedman menyebut Tepi Barat "wilayah di utara" yang mengisyaratkan bahwa dia menganggap kawasan itu sebagai wilayah Israel, bukan Palestina.
Padahal, kota suci bagi tiga agama itu selama ini menjadi sumber konflik Palestina dan Israel, di mana kedua negara itu sama-sama menginginkan wilayah tersebut jadi ibu kota.
Gedung Putih mengecam pernyataan "menghina" Abbas kepada Friedman. Washington mengatakan Abbas seharusnya sadar dan mulai memilih antara kebencian atau perdamaian.
"Waktunya sudah tiba bagi Presiden Abbas untuk memilih antara retorika penuh kebencian, atau upaya praktis dan konkret demi meningkatkan kualitas hidup rakyat supaya membawa mereka pada kedamaian dan kemakmuran," ucap asisten Trump, Jason Greenblatt melalui pernyataan singkat seperti dikutip AFP.
Sementara itu, Friedman menganggap perkataan Abbas terhadap dirinya itu bisa dianggap sebagai pernyataan anti-Yahudi.
"Tanggapannya adalah menyebut saya sebagai anak anjing. Apakah kata-kata itu adalah bentuk wacana politik atau anti-Semit? Saya menyerahkan hal ini pada penilaian Anda semua," kata Friedman melalui juru bicaranya. (nat)