Menurut pejabat yang dikutip Reuters, paket berisi paku dan potongan logam dikirimkan dari Austin ke alamat lain yang masih ada di wilayah tersebut, sebelum dilimpahkan ke pusat penyortiran di Schertz, 105 kilometer dari sana, dan meledak hingga mengenai seorang pekerja perempuan.
Serangkaian ledakan dalam 18 hari terakhir di Texas, Amerika Serikat, telah menewaskan dua orang dan melukai banyak lainnya. Sementara itu, ratusan penyidik lokal maupun federal kelimpungan mencari pelaku dan motifnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fedex tidak menjelaskan lebih lanjut soal paket kedua tersebut, tapi seorang pegawai perusahaan tersebut mengatakan sebuah kota lain sempat terlacak masuk ke kantor Austin. Kantor itu dievakuasi, kata pegawai yang menolak disebutkan namanya itu.
Lewat media, para pejabat meminta pelaku mengungkapkan motif serangan. Mereka juga meminta publik memberikan petunjuk, dengan imbalan $115 ribu untuk siapapun yang bisa membantu memberikan informasi hingga pelaku ditangkap.
"Pasti ada yang tahu sesuatu terkait hal ini," kata juru bicara Biro Investigasi Federal (FBI) Christina Garza. "Orang yang berada di balik ledakan ini, kami mohon, kami ingin tahu kenapa."
(aal)