"Terpilihnya kembali Putin adalah sebuah gambaran besarnya dukungan dan kepercayaan rakyat kepada Anda," lewat kantor berita Korut, KCNA, dikutip AFP pada Rabu (21/3).
Kim menyatakan dirinya yakin hubungan erat Moskow dan Pyongyang yang sudah lama terjalin akan berlanjut dan semakin kuat di masa jabatan baru Putin, enam tahun ke depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang masih dibayangi skandal pemilu karena kedekatannya dengan Rusia, juga telah mengucapkan selamat kepada Putin.
Melalui telepon, Trump dan Putin juga sepakat merencanakan pertemuan bilateral dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kanselir Jerman Angela Merkel menegaskan kepada Putin pentingnya mengedepankan dialog dalam menangani "tantangan" dan perbedaan.
Hubungan Kremlin dan negara Barat merenggang terutama sejak krisis Ukraina 2014 lalu, diikuti konflik di Suriah, hingga kasus peracunan eks mata-mata Rusia, Sergei Skripal, di Inggris awal Maret lalu.
London menuding Rusia berada di balik insiden tersebut. Putin berkeras membantah tuduhan yang dianggapnya "omong kosong" itu.
Putin juga mendesak Inggris meminta maaf kepada Rusia jika gagal membuktikan keterlibatan Kremlin dalam kasus tersebut.
(aal)