FOTO: Pinguin dan Tanah Antartika yang Terancam

Reuters, CNN Indonesia | Kamis, 22/03/2018 02:23 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Antartika kaya akan beragam hewan liar, termasuk pinguin, anjing laut dan paus. Namun, keberadaan mereka terancam karena ulah manusia.

Mungkin tak banyak orang yang pernah berkunjung ke Antartika, hamparan yang berada di kutub selatan bumi ini. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Sebagian orang kerap membayangkan tidak banyak kehidupan wilayah yang kurang ideal untuk dihuni ini. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Namun, ternyata ada banyak jenis kehidupan liar di Antartika, terutama pinguin. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Selain itu, burung laut, sejumlah spesies anjing laut atau paus pun hampir bisa dilihat setiap saat. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Para pinguin tidak memandang manusia sebagai pemangsa dan mungkin akan mengelilingi Anda jika tidak bergerak banyak. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Sayangnya, Antartika mungkin jauh dari peradaban manusia, tapi bukan berarti tak terjamah. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Greenpeace meminta Uni Eropa membuat wilayah lindung paling besar di dunia di Antartika. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Tujuannya adalah untuk membuat tempat aman yang tidak bisa dijangkau oleh pemburu ikan industrial. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Sementara itu, strategi pendukungnya termasuk mendokumentasikan efek perubahan iklim, polusi dan pencarian ikan di alam liar. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Menurut Greenpeace, salah satu masalah utamanya adalah perburuan udang-udangan yang menjadi penopang hidup sebagian besar hewan di Antartika. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Penguin, paus dan anjing laut bergantung secara langsung atau tidak langsung pada udang-udangan kecil untuk makanan. (REUTERS/Alexandre Meneghini)
Sementara itu, manusia membutuhkan makhluk itu untuk tablet Omega-3 dan makanan peliharaan. (REUTERS/Alexandre Meneghini)