"[Kami] dengan tulus akan menjalankan kerja sama eksplorasi gas dan minyak lepas pantai. Sengketa Laut China Selatan tak akan lagi menjadi sumber energi negatif yang menghalangi pembangunan hubungan bilateral," ujar Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, setelah bertemu Menlu Filipina, Alan Peter Cayetano, Rabu (21/3).
Menyambut pernyataan Wang, Cayetano kemudian mengatakan bahwa kedua negara akan bekerja sama membahas kerangka kerja resmi untuk menjalankan eksplorasi dan survei gabungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Filipina sendiri sebenarnya masih memiliki sengketa dengan China di LCS. Di bawah pemerintahan sebelumnya, Filipina sangat tegas menentang klaim China atas 90 persen wilayah perairan yang kaya sumber daya itu.
PAC kemudian menyatakan klaim China di LCS tidak sah pada 2016, saat pemerintahan baru saja bergulir ke tangan Presiden Rodrigo Duterte.
Duterte mengaku lebih memilih kesepakatan "kepemilikian bersama" atas wilayah sengketa itu ketimbang mengorbankan tentara Filipina dalam perang dengan China. (has)