"Kami telah mengerahkan 100 penembak jitu yang berasal dari seluruh unit militer Israel, termasuk pasukan khusus. Jika nyawa-nyawa dalam bahaya, akan ada izin untuk melepaskan tembakan," ujar Kepala Staf Militer Israel, Gadi Eizenkot, kepada media lokal Yedioth Abronoth, Rabu (28/3).
Israel merencanakan pengerahan ini setelah sejumlah koordinator demonstrasi mendorong ribuan warga Palestina turun ke jalan di lima lokasi di sepanjang perbatasan Gaza mulai Jumat pekan ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyelenggara demo mengaku unjuk rasa nanti didukung sejumlah faksi besar Palestina, termasuk Hamas yang selama ini dianggap Israel sebagai teroris.
Eizenkot mengatakan bahwa militer Israel tidak akan mengizinkan "infiltrasi massal" dan kerusakaan dalam bentuk apa pun terhadap pagar pembatas selama protes berlangsung. (has)